🐍 Khasiat Dzikir Hu Allah

Amalkan ayat itu dalam aktivitas kita sehari-hari, karena Allah swt memberi 141 khasiat dalam bacaan itu. Minimal baca 7X setiap Ba'da Subuh dan Ba'da Asar. Sebagian ulama telah dikasyaf (dibukakan) Allah tentang kandungan rahasia dari ayat ini. DZIKIR HU ALLAH DAN DZIKIR HU "DZIKIR adalah penghasilan sebuah cahaya di dalam hati (Qalbu C Ulаngi terus tаtа cаrа diаtаs hinggа membаcа dzikir minimаl mencаpаi 200 kаli, lebih bаgus membаcа dzikir lebih dаri 200 kаli аtаu diulаngi hinggа 5 kаli. D. Lаkukаn secаrа rutin seperti tаtа cаrа diаtаs. Аpаbilа ternyаtа tidаk yаng аndа hаrаpkаn berаrti diа bukаn jodoh аndа. Haditstersebut menambah bukti bahwa dzikir dengan menyebut " Allah, Allah " tidaklah terlarang, bahkan sebaliknya merupakan kebajikan yang membuat kiamat takkan terjadi bila ia masih terucap di muka bumi. Karena itulah, wajar sekali bila para ulama tasawuf terkemuka mengajarkan dzikir semacam ini, salah satunya adalah Hujjatul Islam Imam al-Ghazali yang menjelaskan cara-cara berdzikir untuk selalu mengingat Allah, sebagaimana berikut: Dzikirjuga merupakan salah satu sarana pengundang berbagai kenikmatan (dari Allah) yang paling utama, dan wasilah penolak bala' teristimewa. Sehingga tidak ada sarana dan wasilah apapun sebagai pengundang kerahmatan ataupun penolak bencana, yang seutama dan seistimewa ibadah dzikir kepada Allah Ta'ala. Dzikir"HU HU HU / هُوَ هُوَ هُوَ" di dalam bahasa ilmu Nahwu disebut dengan DHOMIR (kata ganti) yang bermakna DIA yaitu Allah SWT, ketika kita berhenti me AlQuran juga menyebut keistimewaan dzikir pagi dan petang. Allah SWT berfirman dalam surat Ar-Rum ayat 17-18, yakni: "Maka bertasbihlah kepada Allah pada petang hari dan pagi hari (waktu subuh), Dan segala puji baginya baik di langit, di bumi, pada malam hari maupun pada waktu zuhur (tengah hari).". Dzikirkhoffi, dilakukan dalam hati dengan menutup rapat mulut, mengatupkan gigi, dan meletakkan lidah dilangit2 mulut supaya tidak bergerak, dilakukan denga JikaAnda mempunyai hajat ingin dihargai, disayangi, dan dicintai banyak orang. Atau untuk mahabbah pengasihan umum. Maka perbanyaklah membaca zikir "Ya Allah" setiap kali matahari terbit dan setiap kali matahari terbenam. Insya Allah, wajah Anda akan terpancar aura yang positif. Orang-orang di sekitar Anda akan menjadi lunak hatinya. Pertama kebahagiaan setelah kematian. Ketika seorang Muslim meninggal dunia, maka harta, istri, anak, dan kekuasaan akan meninggalkannya. Ya, tidak ada lagi yang bersamanya selain dzikir kepada Allah Ta'ala. Saat itulah, amalan dzikir akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi diirnya. . Tanya Tadz, bgmn hukum dzikir dg cuma baca Allah… Allah.. atau hu.. hu… Krn ada beberapa thoriqat yg aku tahu mempraktekkan dzikir sperti itu. Trim’s Jawab Bismillah was shalatu was salamu ala rasulillah, amma ba’du, Ada beberapa prinsip yang perlu kita pahami terkait dzikir kepada Allah. Pertama, hakekat dzikir kepada Allah adalah memuji Allah dengan pujian yang layak untuk Allah. Karena itu, kita tidak boleh memberikan pujian yang tidak layak untuk Allah, sekalipun itu pujian yang baik untuk makhluk. Misalnya sifat subur, dalam arti berpotensi memiliki anak dan keturunan. Bagi makhluk, ini sifat sempurna. Karena mandul adalah sifat yang buruk bagi makhluk. Sebaliknya, bagi Allah, ini sifat yang tidak layak diberikan kepada Allah, karena Allah Maha Suci dari memiliki anak dan keturunan. Karena itu, yang paling tahu tentang cara memuji Allah yang benar Allah sendiri, dan bentuk memuji Allah yang paling sempurna adalah dengan cara dan lafal yang Allah ajarkan. Dalam salah satu doanya, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah mengutarakan pujiannya, …وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِك Aku berlindung kepada-Mu dari hukuman-Mu, aku tidak mampu menyebut semua pujian untuk-Mu, sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri..HR. Muslim 486, Nasai 169, Abu Daud 879, dan yang lainnya. Kedua, dalam bahasa arab, satu kalimat disebut memiliki makna sempurna jika dia berbentu kalam atau jumlah mufidah kalimat sempurna. Jumlah mufidah ada 2 Jumlah ismiyah kalimat yang diawali isim, yang membentuk susunan mubtada’ – khabar subjek – prediket. Misalnya Ahmad seorang guru. Ahmad mubtada’ subjek, dan seorang guru khabar prediket. Jumlah fi’liyah kalimat yang diawali fi’il kata kerja, yang membentuk susunan fi’il – fa’il pelaku. Susunan semacam ini mungkin tidak lazim dalam bahasa indonesia, namun ini ma’ruf dalam bahasa arab. Misalnya Telah datang Ahmad. Telah datang fi’il kata kerja, dan Adi fa’il pelaku. Karena itu, bukan termasuk kalimat sempurna ketika hanya tersusun dari SATU kata, tanpa kata lainnya. Misalnya, ada orang yang mengucapkan Ahmad… Ahmad… Orang yang mendengar tidak akan memahami apapun. Ada apa dengan Ahmad? Ahmad kenapa? Kecuali jika dia mengucapkan kata Ahmad’ karena menjawab pertanyaan. Misal, “Siapa yang datang?” kemudian ada orang menjawab, “Ahmad.” Kemudian, kalimat semacam ini juga bukan pujian untuk Ahmad. Berbeda ketika ada orang mengatakan Ahmad pinter, Ahmad dermawan, Ahmah Cah bagus, dst. Pendengar akan memahami apa yang diucapkan dan dia juga menyadari bahwa itu pujian. Zikir dengan lafal Allah… Allah… Dengan memahami dua pengantar di atas, kita bisa mengetahui status zikir dengan lafal Allah… Allah… atau hu… hu… Para ulama menyebutkan dengan zikir dengan isim mufrad dzikir dengan satu kata. Syaikhul Islam mengatakan والذكر بالاسم المفرد مظهرا ومضمرا بدعة في الشرع وخطأ في القول واللغة فإن الاسم المجرد ليس هو كلاما لا إيمانا ولا كفرا Zikir dengan isi mufrad satu kata, baik lahir diucapkan maupun batin dalam hati adalah bid’ah dalam syariat, salah secara etika berbicara dan keliru secara bahasa. Karena satu kata, bukan kalam kalimat sempurna, bukan iman dan bukan pula kekafiran. Majmu’ Al-Fatawa, 10/396. Syaikhul islam menyebut zikir ini sebagai tindakan bid’ah karena tidak ada satupun dalil yang menyebutkannya. Tidak pula dipraktekkan para sahabat dan orang soleh masa silam. Kemudian beliau menegaskan bahwa zikir semacam ini kesalahan dalam etika bicara dan tinjauan bahasa. Karena satu kata, tidak bisa disebut kalimat sempurna. Orang mengatakan Allah.., Allah.., tidak bisa disebut memuji maupun mencela Allah. Karena dalam kalimat ini tidak mengandung unsur pujian maupun celaan. Berbeda ketika seseorang mengatakan, Allahu Akbar., Allahu Ar-Rahman., Allah Yang Maha Esa, dst. kalimat semacam ini sempurna dan mengandung unsur pujian. Kemudian Syaikhul Islam menyebutkan beberapa dalil tentang zikir yang paling utama dalam syariat, وقد ثبت في الصحيح عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال أفضل الكلام بعد القرآن أربع وهن من القرآن سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر Terdapat dalam hadis shahih dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Ucapan yang paling afdhal setelah Al-Quran ada 4, dan semuanya dari Al-Quran Subhanallah, Alhamdu lillah, Laa ilaaha illallah, dan Allahu akbar. HR. Ahmad 20223 dan sanadnya dinilai shahih oleh Syuaib Al-Arnauth Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda, أفضل الذكر لا إله إلا الله Zikir yang paling utama adalah Laa ilaaha illallah HR. Turmudzi 3383, Ibn Majah 3800 dan dinilai hasan oleh Al-Albani Dalam hadis lain, beliau bersabda, أفضل ما قلت أنا والنبيون من قبلي لا إله إلا الله وحده لا شريك له له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير Kalimat terbaik yang kuucapkan dan diucapkan para nabi sebelumku adalah Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa ala kulli syaiin qadiir. Majmu’ Al-Fatawa, 10/396. Dalam Al-Quran maupun hadis, Allah tidak pernah mengajarkan kepada kita zikir dengan lafal Allah… Allah…, namun dengan lafal lengkap yang mengandung pujian Subhanallah.., alhamdulillah, Allahu Akbar, atau Laa ilaaha illallaah, dst. Zikir Bilal Anda yang pernah membaca sirah nabawiyah tentu pernah mendengar ini. Bilal bin Rabah, sahabat mulia yang ketika masuk islam masih menjadi budak Umayah bin Khalaf. Belliau disiksa dengan sangat sadis oleh sang majikan. Di terik padang pasir yang sangat panas, ditindih batu besar yang panas, dipaksa untuk mengucapkan Lata.., Uzza, namun Bilal hanya mengucapkan, Ahad…Ahad. Tidak mempan disiksa di padang pasir yang panas, lehernya diberi tali dan diseret, diarak di kota Mekah, namun Bilal hanya menjawab Ahad…Ahad. Sebagian orang berdalil dengan zikir Bilal ini untuk melegalkan zikir dengan lafal mufrad Allah..Allah.. Tentu saja ini adalah pendalilan yang tidak pada tempatnya. Karena beberapa alasan, Apa yang diucapkan Bilal adalah pujian untuk Allah. Bilal mengucapkan Ahad, Ahad, Dzat Yang Maha Esa, dan ini kalimat pujian untuk Allah. Bilal mengucapkan Ahad, Ahad, sebagai jawaban untuk paksaan orang musyrik agar Bilal menyekutukan Allah, dengan memuji Lata dan Uzza. Karena itu, sejatinya ucapan Bilal ini bukan kata tunggal, tapi jawaban untuk paksaan orang musyrik. Allahu a’lam Dijawab oleh ustadz Ammi Nur Baits Dewan Pembina Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting. Software Akuntansi Terbaik di Indonesia. Agen Herbal Grosir dan Eceran. Anda juga dapat menjadi sponsor di video dan website dakwah di Network, silakan hubungi [email protected] untuk menjadi sponsor. 🔍 Bolehkah Suami Minum Susu Istri, Cara Sholat Masbuk, Air Ruqyah, Bulan Rajab, Cara Solat Witir 1 Rakaat, Doa Agar Cepat Melahirkan Dengan Selamat KLIK GAMBAR UNTUK MEMBELI FLASHDISK VIDEO CARA SHOLAT, ATAU HUBUNGI +62813 26 3333 28 Ilustrasi dzikir Subhanallah walhamdulillah. Foto Shutter StockSubhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar merupakan dzikir yang banyak diamalkan oleh umat Muslim. Kalimat yang berisi pujian terhadap Allah SWT yang Maha Suci ini juga dibaca di sela-sela takbir saat shalat Idul subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar yaitu “Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada satu Tuhan pun yang disembah kecuali Allah, dan Allah Maha Besar”. Mengutip buku Fiqih Doa dan Dzikir oleh Syaikh Abdurrazaq Bin Abdul Muhsin Al-Badr, dijelaskan bahwa Allah SWT sangat mencintai kalimat mulia Muslim meriwayatkan dari hadits Samurah bin Jundub bahwa Rasulullah SAW bersabda "Perkataan yang paling disukai Allah ada empat. Tidak ada mudharat bagimu memulai dari mana saja; Subhanallah Mahasuci Allah, walhamdulillah dan segala puji bagi Allah, wa laa ilaaha illallah dan tidak ada sembahan yang haq kecuali Allah, wallahu akbar dan Allah Mahabesar."Tidak berhenti sampai di situ, berdzikir menggunakan kalimat ini memiliki keutamaan lainnya. Apa saja? Disebut Tanaman SurgaIlustrasi dzikir. Foto Shutter StockSetelah peristiwa Isra Miraj, Rasulullah SAW mengabarkan bahwa kalimat subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar merupakan tanaman surga. At-Tirmidzi meriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Aku bertemu Ibrahim pada malam Isra, beliau berkata Wahai Muhammad sampaikan dariku salam kepada umatku, dan kabarkan kepada mereka bahwa surga bagus tanahnya, sejuk airnya, bahwa ia adalah qai’an, tanamannya adalah subhanallah, walhamdulillah wala ilaha illallah, wallahu akbar ’”Kalimat yang Disukai RasulullahRasulullah SAW mengatakan bahwa untaian kalimat ini lebih beliau sukai daripada dunia dan seisinya. Dari Abu Hurairah ia berkata Rasulullah bersabda "Sungguh, aku mengucapkan, subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaaha illallah, wallahu Akbar,' lebih aku sukai daripada apa yang terbit atasnya matahari."Menghapus Dosa-dosaIlustrasi beribadah. Foto Shutter StockMuslim yang membaca kalimat tersebut dengan istiqamah niscaya dosa-dosa kecilnya akan diampuni Allah. Disebutkan dalam Al-Musnad, Sunan At-Tirmidzi, dan Mustadrak Al-Hakim dari hadits Abdullah bin Amr bin Al-Ash, ia berkata Rasulullah bersabda"Tidaklah seseorang di permukaan bumi mengucapkan, 'laa ilaaha illallah tidak ada sembahan yang haq kecuali Allah, wallahu akbar dan Allah Mahabesar, wa subhaanallah dan Mahasuci Allah, walhamdulillah dan segala puji bagi Allah, wa laa haula wa laa quwwata illa billah dan tidak ada upaya dan kekuatan kecuali dengan Allah,' melainkan dihapuskan darinya dosa-dosanya meskipun lebih banyak daripada buih lautan." Hadits ini dinyatakan hasan oleh At-Timidzi, dinyatakan Shahih oleh Al-Hakim dan disetujui oleh Adz-Dzahabi, lalu dinyatakan hasan oleh Al-Albani.Mendapat Tempat Utama di Sisi AllahTidak ada seseorang yang lebih utama di sisi Allah daripada Muslim yang memperbanyak takbir, tasbih, tahmid, dan tahlil. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan An-Nasa’i dalam Ahmad Al-Yaum Wallailah melalui sanad hasan dari Abdullah bin Syaddad, Nabi Muhammad SAW bersabda,“Apa yang engkau ingkari dari hal itu? Tidak ada seseorang lebih utama di sisi Allah daripada Mukmin yang diberi umur panjang dalam Islam lalu memperbanyak takbir, tasbih, tahlil, dan tahmid-nya”.Arti subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbarIsi kalimat subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbarKeutamaan subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar Inilah Keistimewaan Dzikir La Ilaha Illallah, Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah mengatakan, “Kalimat Tauhid La Ilaha Illallah memiliki keutamaan yang sangat agung yang tidak mungkin bisa dihitung.”Mungkin diantara kita masih ada yang belum tahu Keistimewaan Dzikir La Ilaha Illallah ini, berikut adalah beberapa keutamaan dzikir tahlil “La Ilaha Illallah”,1. Laa Ilaha Illallah Menjadi Kunci SurgaKalimat La ilaha illallah’ merupakan harga surga, Nabi shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda, “Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah la ilaha illallah’, maka dia akan masuk surga” HR. Abu Dawud no. 16212. Dzikir Laa Ilaha Illallah Adalah Kebaikan dan Dzikir yang paling UtamaKalimat La ilaha ilallah’ adalah kebaikan yang paling utama, Abu Dzar berkata,”Katakanlah padaku wahai Rasulullah, ajarilah aku amalan yang dapat mendekatkanku pada surga dan menjauhkanku dari neraka.”Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Apabila engkau melakukan kejelekan dosa, maka lakukanlah kebaikan karena dengan melakukan kebaikan itu engkau akan mendapatkan sepuluh yang semisal.”Lalu Abu Dzar berkata lagi, “Wahai Rasulullah, apakah la ilaha illallah’ merupakan kebaikan?” Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,”Kalimat itu laa ilaha illallah, pen merupakan kebaikan yang paling utama. Kalimat itu dapat menghapuskan berbagai dosa dan kesalahan.”Kalimat La ilaha illallah’ adalah dzikir yang paling utama, Dari Jabir radhiyallohu anhu , dari Nabi shallallahu alaihi wasallam beliau bersabda “Dzikir yang paling utama adalah la ilaha illallah, dan doa yang paling utama adalah alhamdulillah.”HR. Ibnu Majah, An Nasa’I – Shohih Targhib wa Tarhib 1526 3. La Ilaha Illallah Menjadi Pelindung Api NerakaKalimat La ilaha ilallah’ adalah pelindung api neraka, Dari Umar rodhiyallohu anhu ia berkata saya mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda“Sungguh aku akan mengajarkan sebuah kalimat, tidaklah seorang hamba mengucapkannya dengan benar dari hatinya, lalu ia mati diatas keyakinan itu, kecuali Allah mengharamkan tubuhnya dari api neraka. Yaitu kalimat laa ilaha illallah.” HR. Hakim – Shohih Targhib wa Tarhib 1528 .Suatu saat Nabi shallallahu alaihi wa salam mendengar muadzin mengucapkan Asyhadu alla ilaaha illallah’. Lalu beliau mengatakan pada muadzin tadi, “Engkau terbebas dari neraka.” HR. Muslim no. 8734. Laa Ilaaha Illallah Menjadi Jaminan Masuk SyurgaDari Zaid bin Arqam Radiallahuanhu meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW bersabda yang maksudnya, “Barangsiapa yang mengucapkan La ilaha illallah’ dengan ikhlas, dia akan dimasukkan ke dalam syurga.”Lalu ditanya kepada baginda SAW, “Bagaimanakah yang dimaksudkan dengan ikhlas itu?” Rasulullah SAW bersabda, “Ikhlas itu ialah yang mencegah dari melakukan perbuatan-perbuatan yang haram.” Hadis riwayat at-Tabarani5. Laa Ilaaha Illallah Adalah Dzikir Dan Perantara DoaKalimat Laa ilaaha illallah’ adalah dzikir dan perantara doa, Dari Abu Sa’id Al Khudri rodhiyallohu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wasallam beliau bersabdaMusa berkata Wahai Tuhanku ajarkanlah kepadaku sesuatu, yang aku akan berdzikir dan berdoa kepada-Mu dengannya. Allah berfirman Wahai Musa ucapkanlah Laa ilaaha berkata Wahai Tuhanku seluruh hambaMu mengucapkan kalimat berfirman Wahai Musa ! Seandainya langit tingkat tujuh dan apa yang ada didalamnya serta bumi tingkat tujuh selain Aku diletakkan di suatu timbangan, dan laa ilaaha illallah diletakkan di timbangan yang lain, maka akan berat timbangan laa ilaaha illallah.” HR. Ibnu Hibban, Hakim – Fathul Bari 11/28 6. Laa Ilaaha Illallah Dzikir Yang Menunda KiamatKalimat Laa ilaaha ilallah’ menunda kiamat, Dari Anas bin Malik rodhiyallohu anhu ia berkata Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda“Tidak akan terjadi kiamat apabila masih ada orang yang menyebut laa ilaaha illallah”. HR. Ibnu Hibban, – Ta’liqotul Hisan 6809, Ash Shohihah 30167. Baca Laa Ilaaha Illallah 100 Kali Sehari, Ini KeutamaannyaDari Abu Hurairah radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,مَنْ قَالَ لا إلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَريكَ لَهُ ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ ؛ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ، في يَوْمٍ مِئَةَ مَرَّةٍ كَانَتْ لَهُ عَدْلَ عَشْرِ رِقَابٍ وكُتِبَتْ لَهُ مِئَةُ حَسَنَةٍ ، وَمُحِيَتْ عَنْهُ مِئَةُ سَيِّئَةٍ ، وَكَانَتْ لَهُ حِرْزاً مِنَ الشَّيْطَانِ يَوْمَهُ ذَلِكَ حَتَّى يُمْسِي ، وَلَمْ يَأتِ أَحَدٌ بِأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ إِلاَّ رَجُلٌ عَمِلَ أكْثَرَ مِنْهُ“Barangsiapa mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKA LAH LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ALA KULLI SYAI’IN QODIR tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatunya dalam sehari seratus kali, itu sama pahalanya dengan membebaskan sepuluh hamba sahaya dan dituliskan untuknya seratus kebaikan, serta dihapuskan dari dirinya seratus kejelekan dosa. Dzikir itu juga penjaga dirinya dari gangguan setan pada hari itu sampai sorenya. Dan tidak ada seorang pun yang datang membawa amal yang lebih baik daripada yang ia bawa, kecuali ada orang yang beramal lebih banyak daripada dirinya.”وقال مَنْ قَالَ سُبْحَانَ الله وَبِحَمْدِهِ ، في يَوْمٍ مِئَةَ مَرَّةٍ ، حُطَّتْ خَطَايَاهُ ، وَإنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ البَحْرِBeliau juga bersabda, “Barangsiapa yang mengucapkan SUBHANALLAHI WA BI HAMDIH Mahasuci Allah dan dengan memuji-Nya sebanyak seratus kali sehari, terhapuslah dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” HR. Bukhari, no. 6403 dan Muslim, no. 2691Dari Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahu anhu, dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda,مَنْ قَالَ لا إلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ ؛ وَلَهُ الحَمْدُ ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ، عَشْرَ مَرَّاتٍ . كَانَ كَمَنْ أعْتَقَ أرْبَعَةَ أنْفُسٍ منْ وَلَدِ إسْمَاعِيلَ“Barangsiapa mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKA LAH LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ALA KULLI SYAI’IN QODIR tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatunya sebanyak sepuluh kali, maka ia seperti orang yang telah memerdekakan empat jiwa dari anak keturunan Isma’il.” HR. Bukhari, no. 6404 dan Muslim, no. 2693Keistimewaan Dzikir La Ilaha Illallah, Inti Dari Segala DzikirJadikanlah kalimat tauhid Laa ilaaha illallah sebagai wirid yang senantiasa kau baca. Sesungguhnya kalimat ini adalah ruh pokok dari segala dzikir, dan kepadanya kembali seluruh dzikir. Makna semua dzikir juga tercakup di dalam kalimat tauhid ada waktu luang dan bingung mau membaca dzikir apa, ambillah kalimat tauhid sebagai dzikir Laa Ilaaha Illallah yang menemanimu sehari-hari. Sambil jalan ke sekolah, naik kendaraan, sebelum tidur dan lain lain daripada sibuk melamun, lebih patut untuk cari pahala’ dengan berdzikir laa ilaaha arif billah berkataأكثر من لا اله الا الله حتى تصير كلك لا اله الا الله“Perbanyak kalimat Laa ilaaha illallah hingga tiap tarikan nafasmu dan tiap degupan jantungmu menyatu dengan kalimat ini.”Habib Umar bin Hafidz berkisahHabib Abdul Qodir bin Ahmad Assegaf Jeddah adalah termasuk seorang ulama yang suka melazimi dzikir La ilaaha tahun sebelum wafat beliau ditimpa sakit keras hingga para dokter angkat tangan dan berkata bahwa kematian beliau sudah terdapat seorang dokter dari Sudan yang memeriksa detak jantung beliau. Detak jantungnya yang luar biasa, dengan kecanggihan alat modern, dokter tersebut berkata, “Jantung orang ini mengucap kalimat La ilaaha illallah”Jasadnya memang lumpuh tak bergerak, alat-alat kedokteran berada di seluruh badannya, tak mampu diajak berkomunikasi, namun hati dan jantungnya tak pernah lalai dari zikir nama Allah. Dan beliau senantiasa berada di pun memutuskan membawa beliau pulang dan dirawat di rumah mengikuti saran seorang soleh. Si dokter berkata,“Jika kau lepas semua peralatan ini, maka aku pastikan umurnya berakhir.”Umur manusia di tangan Allah, bukan di tangan dokter atau manusia kedokteran pun dilepas dari tubuhnya, seketika itu pula beliau membuka matanya dan bergerak. Ketika sampai di rumah, beliau berjalan, pulih kesehatannya, berkat dzikir Laa Ilaaha Illallah yang beliau lazimi, berkat keagungan nama Allah yang telah menguasai seluruh hati dan jiwa kita agungkan nama Allah di hati kita. Kita hidupkan hati kita dengan senantiasa berdzikir kepadaNya, menyebut nama-Nya, mencintai-Nya sepenuh hati. hingga kita mengakhiri hidup kita dengan kalimat Laa ilaaha illallah, Allah bangkitkan kita di hari kiamat dengan kalimat Laa ilaaha illallah dan di bawah bendera Laa ilaaha illallah Muhammadur Rasulullah. Aamiin

khasiat dzikir hu allah